Tampilkan postingan dengan label Metode/Teknik Trading. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metode/Teknik Trading. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Agustus 2020

CASE STUDY FOR USDCAD/31072020-00 SIDEWAYS


STUDI KASUS SIDEWAYS

Tanggal
__31 Juli 2020

Currency pair
__USDCAD

Trend
__Sideways

Sideways merupakan kondisi dimana harga bergerak dalam range tertentu secara stabil/flat channel selama range tertentu, biasanya setelah terjadi Trend. Dalam kondisi ini, ada baiknya menggambar channel menggunakan Fibonacci Retracement, agar lebih precise. meskipun dapat digambar dengan horizontal line biasa.

Discuss
Pada tanggal ini USDCAD sedang mengalami sideways dengan spread yang cukup untuk mendapatkan small gain secara terus menerus, dengan open BUY saat harga dilevel bawah (Close saat mendekati 70-75% dari spread), dan SELL dilevel atas (Close saat mendekati 70-75% spread). Pada hari ini, spread terjadi sideways dengan:
  • Range Fibonacci 0,00 di 1,33328 dan Fibonacci 100,00 di 134583
  • Sideways terjadi pada level atas Fib. 23,6 dan level bawah Fib. 38,2
  • Layar monitor menunjukan awal market di jam 00:00 server time (GMT +3)
Selanjutnya, ketentuan yang digunakan adalah:
  1. Terdapat diantara 2 Fib. Level, jika hal ini tidak terpenuhi, maka sesuaikan Fib. Retracement dengan swing harga yang memenuhi ketentuan ini.
  2. Pastikan untuk selalu menjaga risk management dengan selalu memposisikan stop loss pada 10% spread.
  3. Dalam market hari ini, semakin sering/langkah cande semakin besar, perlu untuk diwaspadai akan adanya trend entah itu Bullish atau Bearish.
  4. Hal tersebut baiknya diantisipasi, biasanya akan terjadi ketika awal pembukaan Market, atau saat ahir sesi Market, terutama Eropa dan Amerika.
Hasil dari trading hari ini:
  • Trading sebanyak 7 kali
  • Profit dari 6 trading total 1,86 USD
  • Loss dari 1 trading sebesar 1,28 USD
Terjadi Loss dari trading tersebut, hal ini dikarenakan pada saat open sudah diahir sesi, pada waktu itu BUY, namun saat market Eropa tutup (22:00 GMT+7) terjadi trend Bearish hingga menyentuh stop loss. Karena hal itu saya harus Exit, karena komitmen dengan stop loss nya. Meskipun setelah satu sesi pasar harga kembali naik, namun hal tersebut sudah diluar kendali dan harus ditepati untuk menjaga modal tetap ada dan tidak ludes.

Kesimpulan

  • Untuk metode Scalp memang harus patuh pada aturan ketentuan yang telah kita rencanakan.
  • Untuk dapat tetap diawasi pergerakan harga, dan tidak bergantung pada indikator.
  • Selalu memastikan tidak ada open trade saat akan pergantian sesi Market.
GOOD LUCK

Sabtu, 01 Agustus 2020

METODE 001 SCALP TRADING M15 MT4 BOLLINGER BANDS MOVING AVERAGE FIBONACCI EQUIDISTANT

ANALISA METODE

Scalp Trading Forex - MetaTrader (MT) 4


Nama Metode__: 001.BBMA/FBEQ
Target_______: Analisa Signal Trend
Trend________: BULLISH
Oleh_________: R. Imam Nurhidayat, B.Eng

I. SETUP

Time Frame_: M15
Sample_____: GBPJPY
Indikator__: Bollinger Band (BB) 20,2
           : Moving Average (MA) 14,Close

II. ANALYSIS TOOLS

  1. Fibonacci Retracement (Fib)
  2. Equidistant Channel (Eq)

III. PRAKONDISI

  1. Kondisi pasar dalam trend apapun, disarankan pada kondisi dari trend Bearish atau sideways.
  2. Kondisi masih dapat berubah sesuai kedaan fundamental ekonomi pasar.
  3. Metode ini sedang diuji untuk Scalp Trading (Time Frame M15, M30) dengan overview di H1 & H4.
  4. Pastikan dalam zoom normal, dan dalam satu layar view.

IV. LANGKAH ANALISA 

A. MEMASTIKAN SIGNAL

  1. Gambar Fib. #1 dari titik tertinggi ke titik terendah dalam panel.
  2. Gambar Eq. Channel #1 dari titik A ke titik B; A titik terendah ke 3; B titik terendah Fib.#1 0,00.
  3. Gambar Eq. Channel #2 dari titik A ke titik C; EQ Channel ini akan menjadi forecast trend bullishnya.

B. ENTRY

  1. Pastikan MA14 sudah crossover dan berada di atas Middle Band (MB) BB20.
  2. Pastikan Candle Stick sbb: a) Open >/= MA14; b) Close </= Upper Band (UB) BB20
  3. Pastikan No. 2.1 dan No. 2.2 di atas, terjadi di dalam Eq. Channel #2 (forecast trend).
  4. Jika No. 1,2,3 terpenuhi, maka bersiap untuk melakukan "BUY"; Lakukan "BUY" ketika harga mencapai titik D; D adalah titik perpotongan upper line dari Eq #1 v.s Eq #2, ataau di atasnya. 

C. SUPPORT & RESISTANCE

  1. Support #1 berada pada Garis Fib.#1 50,0
  2. Support #2 berada pada Garis Fib.#2 61,8
  3. Support #3 berada pada Garis Fib.#3 100,0 (Jika trend tetap naik, lakukan TRAILING TRACK)
  4. Resistance #1 berada pada Garis Fib.#-1 23,6 (Segera Exit saat trend berbalik turun melewati ini)
  5. Resistance #2 berada pada Garis Fib.#-2 0,00 (HARUS Exit saat trend berlanjut turun ke level ini)

D. KETENTUAN 

Jika trend berlanjut naik melewati Level Fib. 100.0, lakukan Trailing Track sebagai berikut:
  1. Gambar Fibonacci Retracement #2 dengan titik awal pada A, dan tarik menuju harga tertinggi dari trend ini.
  2. Fib. #2 merupakan target profit,dengan ketentuan harga masih berada dalam Eq.#2 atau di atasnya, MA14 > MB BB20.
Dengan setup terahir maka akan muncul WARNING Area/Signal ketika:
  1. Harga sudah melewati Fib. #1 Level 0,00;
  2. Harga berada/mendekati/dibawah Fib.#2 Level 23,6;
  3. Harga mendekati Lower Line garis Eq.#2 (Trend);
  4. Harga mendekati MA14;
  5. Harga mendekati MB BB20;
Sehingga, ketentuan exit point sebagai berikut:
  1. Exit #1 saat harga turun melewati Fib#2 Level 23,6;
  2. Exit #2 saat harga berhasil keluar dibawah Eq.#2;
  3. Exit #3 saat harga menyentuh MA14;
  4. Exit #4 saat harga menyentuh MB BB20;
  5. Reverse Trend saat harga menyentuh Lower Band BB20;

E. PENGEMBANGAN

  1. Metode ini baru di uji coba dan belum diketahui memiliki probabilitas keberhasilan yang tinggi.
  2. Dalam beberapa kasus, skema metode sama, namun titik perpotongannya berbeda setpoin.
  3. Perlu di analisa lebih lanjut kelemahan dan kelebihannya, winning rate, dan akurasinya.
  4. Perlu pengembangan dalam situasi kondisi yang lain.
  5. Metode ini cenderung lebih lamban dalam memastikan sebuah trend, adanya indikator lainnya mungkin dapat memastikan metode ini lebih dini.

F. UJI COBA 

Kondisi Setpoint Sesuai Ketentuan

01. GBPJPY tanggal 15 Juli 2020 - 16 Juli 2020 (Rab-Kam);
____titik D (Open trade) 134,428 - Highest Peak 135,136;


02. USDJPY tanggal 30 Juli 2020 - 31 Juli 2020 (Kam-Jum);
____titik D (Open Trade) 104,564 - Highest Peak 106,429;


UJI COBA pada Kondisi Setpoint Variasi

01. GBPJPY tanggal 30 Juli 2020 - 31 Juli 2020 (Kam-Jum);
    terlihat pada periode waktu M30;
----titik D (Open Trade) 137,619 - Highest Peak 139,166;
02. USDCHF tanggal 30 Juli 2020 - 31 Juli 2020 (Kam-Jum);
    terlihat pada periode waktu M30;
----titik D (Open Trade) 0,91202 - Highest Peak 0,91474;
03. USDCHF tanggal 6 Agustus 2020 - 6 Agustus 2020 (Kam-Kam);
    terlihat pada periode waktu M30/H1;
----titik D (Open Trade) 0,90944 - Highest Peak 0,91276;

Catatan saat kondisi Setpoint Variasi:

  1. Sangat dianjurkan untuk KELUAR pada WARNING Area No.1 yaitu saat harga melewati Fib. terdekat dibawahnya.
  2. Sangat TIDAK DIANJURKAN meninggalkan terbuka, terutama saat penutupan/pembukaan Market dari pair tersebut, segera tutup saat market pairnya tutup.

SEKIAN DAN SELAMAT MENCOBA